Pages

Selamat datang di Website khusus Wisata Malang Raya, sebelum keluar jangan lupa tinggalkan komentar anda




Senin, 02 Mei 2011

Wisata Bunga SIDOMULYO


Desa Sidomulyo di kota Batu memang identik dengan Desa Bunga. Terdapat lebih dari 1.000 jenis tanaman bunga yang dibudidayakan dan tersebar di tiga dusun (Tinjumoyo, Tonggolari dan Sukorembug) yang jaraknya saling berdekatan.
Berwisata ke desa Sidomulyo agaknya sesuai khususnya bagi Anda pecinta bunga. Anda bisa menyaksikan tanaman mawar yang tumbuh di sepanjang desa yang bisa Anda petik tanpa perlu membayar, kecuali apabila Anda berminat untuk membeli.
Letaknya hanya sekitar 8 Km dari pusat kota Batu. Untuk menjangkaunya juga tak sulit. Memasuki Desa Sidomulyo, Anda langsung bisa menyimak pesona warna dari bunga-bunga yang ada di tepi kiri dan kanan jalan. Lahan pertanian dan pekarangan rumah pun penuh dengan tanaman bunga hingga tampak seperti taman.
Sejak zaman kolonial Belanda, Desa Sidomulyo sudah terkenal oleh kawasan bunga, terutama mawar. Ini disebabkan udaranya yang sejuk. Secara geografis, desa ini terletak di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dengan suhu sekitar 18-23 °C. Berwisata di kawasan bunga Sidomulyo, Anda akan mengetahui berbagai macam hal, mulai dari cara penanaman bunga, penyiraman, proses bunga mekar, hingga pasar bunga semua ada di sana.
Bunga-bunga yang dijual di pasar bunga "Sekar Mulyo" yang terdiri dari 13 stan etalase harganya sangat murah. Satu tanaman bunga dalam polybag dapat dibeli dengan harga sekitar Rp 200,- hingga Rp 1.000,-. Harga ditentukan dari jenis bunganya. Deretan jenis bunga yang dibudidayakan petani di antaranya, mawar, krissan, agape, bambu air, lavender, wali songo, ceplok piring, cemara, beringin putih, sakura, anggrek, dan nusa indah.
Fasilitas yang tersedia  di antaranya adalah pemandu. Petani-petani bunga di sini akan dengan senang hati tanpa meminta upah, memandu para wisatawan yang berkunjung, dan umumnya mereka sangat hafal jenis bunga dan lahan mana saja yang ditanami bunga sesuai jenis yang ingin dikunjungi pengunjung.
Fasilitas lain yang tersedia yakni etalase bunga. Untuk mengetahui jenis bunga apa saja yang ada di Sidomulyo, Anda cukup datang ke Sub Terminal Agribisnis (STA) yang ada di desa itu. Di STA, sudah tersedia contoh aneka jenis bunga yang ditanami oleh para petani desa.
Bukan hanya wisata dan pasar bunga saja yang ditawarkan oleh desa Sidomulyo ini, tetapi pembelajaran tentang budidaya bunga juga akan didapatkan dari para petani bunga di sini. Sudah ratusan siswa sekolah dan masyarakat umum belajar cara menanam bunga, terutama mawar.
Selain itu tak sedikit mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malang dan sekitarnya yang menjadikan desa Sidomulyo sebagai tempat penelitian untuk pembuatan skripsi. Dan lagi-lagi semua itu gratis.

Bunga-bunga ini hampir seluruhnya gratis, kecuali jika Anda hendak membelinya

Sentra Keramik Dinoyo

Sentra keramik Dinoyo, Malang, sudah eksis sejak 1957. Awalnya lingkungan persawahan ini terbentuk sebagai sentra gerabah dan memproduksi perlengkapan rumah tangga. Melihat perkembangan keramik Cina, pengrajin asal Dinoyo kemudian mengembangkan keramik semi porselen dan namanya terus dikenal hingga kini.

Karakter khas keramik Cendera Mata terletak pada warna dan desain natural. Bentuk dan fungsinya pun bervariasi, seperti vas bunga, tempat garam dan merica, tempat kartu nama, aneka suvenir, wadah aromaterapi, tempat lilin, dan lainnya.

Sebagai generasi ketiga pengrajin keramik Dinoyo, Syamsul mempelajari produksi keramik secara otodidak. Pengembangan kualitas dilakukan dengan mengikuti berbagai pelatihan, termasuk di Bandung.
Pebisnis pionir keramik natural ini juga belajar dari komunitas keramik se-Indonesia yang dikenalnya melalui berbagai kesempatan pameran.
"Hasil pekerjaan akan maksimal jika sudah lebih dahulu menjatuhkan pilihan dan menyukainya, lalu mempelajarinya," ujar Syamsul, yang mengaku pernah belajar ke Taiwan, Cina, dan Australia, difasilitasi oleh kementrian UKM dan perusahaan pembina.

Cendera Mata Keramik
Sulastri S. Arifin (Marketing)
Jl. MT Haryono XI D.474, Dinoyo, Malang
Telp. 0341-580562 / 081555731661

Sumber Kota Malang

Alun - ALun Kota Batu



Layaknya Alun – Alun di daerah lain, alun alun kota batu ini lokasinya juga sangat strategis, di tengah area Masjid, tempat wisata, pasar juga sekolahan. Alun – Alun batu memang tak seramai alun alun Merdeka, namun saat menjelang akhir pecan atau pas ada acara Ulang tahun kota Batu, Tempat ini ramai banget, karena seluruh agenda semua di pusatkan disini.

Pada tanggal 2 mei – 8 mei 2011 Alun alun batu telah di renovasi, wajah baru Alun – Alun kota Batu ini makin indah dengan ditambahkannya beberapa permainan. Kalau anda pergi jalan – jalan ke kota batu, ngga ada salahnya anda untuk mampir di Alun – Alun Batu ini dengan menikmati berbagai kuliner Malang raya. Anda juga bisa menikmati kesejukan kota Batu yang terkenal dengan sentra sayur – Sayuran di Malang raya juga daerah penghasih Apel terbesar di Indonesia.


Anda bisa membeli oleh – oleh Khas Batu yang dijajakan oleh penjual di kios di pinggiran Alun – Alun, harganya juga ngga mahal. Semuanya di tunggu untuk kedatangannya di Alun – Alun Kota batu