Pages

Selamat datang di Website khusus Wisata Malang Raya, sebelum keluar jangan lupa tinggalkan komentar anda




Senin, 02 Mei 2011

Alun - Alun Merdeka


Alun – alun Merdeka terletak di tengah kota Malang. Dengan pemandangan yang lumayan bagus, di sisi kanan kiri adalah Masjid, Gereja, Kantor bupati Malang, Mall, Pusat perbelanjaan dan tempat hiburan yang lumayan bagus. Alun – alun merdeka kalau sore cukup ramai sekali, dari orang yang Cuma sekedar jalan – jalan, terus pedagang kaki lima, pengihibur, dan juga tempat kumpulnya komunitas punk Malang.
Namun ada satu beberapa hal yang kurang baik untuk dipandang mata, banyak orang berpacaran, terus sekalipun sudah disediakan tempat sampah namun masih banyak juga yang membuang sampah sembarangan, serta banyak pengamen yang maksa. Kalau kita ngga ngasih uang, mereka tidak akan pergi. Jadi kalau pengen jalan – jalan atau sekedar cuci mata ke alun – alun malang ini, mending anda siapin dulu uang receh.
Semakin lama Alun –Alun malang terus berbenah agar makin kelihatan bagus, dan untuk mewujudkan Icon kota malang sebagai Kota Bunga, di Alun – alun ini juga banyak ditanami bunga dan juga pohon – pohon jadi makin rindang. Terus ditambahkannya ratusan burung merpati makin menambah keindahan Alun – Alun merdeka ini.

Alun - Alun Tugu


Alun-alun ini merupakan sebuah alun-alun atau tanah lapang di kota Malang yang di bagian tengahnya terdapat sebuahtugu dikelilingi kolam air bundar dengan tanaman teratai. Alun-alun ini terletak di depan gedung balai kota. Pada era tahun 90an alun-alun ini terkenal dengan nama alun-alun bunder. Masyarakat menjulukinya alun-alun bunder karena berbentuk lingkaran. Tugu yang berada di bagian tengah alun-alun dibangun pada tahun 1945 walaupun masih berupa pondasi. Tugu ini pernah dihancurkan Belanda ketika mereka menguasai kota Malang . Pada tahun 1952 tugu ini dibangun kembali dan diresmikan oleh presiden Soekarno pada tanggal 20 Mei 1953. Alun-alun bundar merupakan markah tanah Malang.

Namun, mulai tahun 2000, julukan alun-alun bunder perlahan sirna. Masyarakat mulai menjulukinya alun-alun Tugu.

Karena di tengah alun-alun itu terdapat tugu Kota Malang, juga terdapat Hotel Tugu yang sudah terkenal di Kota Malang. Alun-alun ini merupakan icon Kota Malang.

Toko "OEN" Malang


Toko Oen sudah berdiri sejak tahun 1930, dan sampai saat ini apabila anda sempat berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur maka anda akan melihat bahwa restoran ini masih berdiri dengan kokoh dengan tetap mempertahankan gaya kolonial Belanda jaman dulu pada designnya baik interior maupun exteriornya.
Restoran ini selalu ramai dikunjungi baik oleh penduduk lokal maupun turis-turis dari manca negara. Kebanyakan dari turis-turis tersebut sudah berusia lanjut, karena mereka memang khusus datang mengunjungi restoran ini untuk bernostalgia bersama teman-teman sambil menikmati hidangan yang lezat.
Siapapun yang memasuki restoran ini pasti terkesan karena designnya yang klasik dan tetap dirawat dengan baik sehingga kita akan merasa kembali ke  masa tempoe doeloe. Semua kursi yang ada masih terbuat dari rotan, begitu pula meja-meja semuanya terlihat kuno namun masih dalam keadaan yang sangat baik.
Makanan yang disajikan dalam restoran ini memang lebih cenderung ke masakan Eropa khususnya Belanda, hal ini bisa anda temukan dalam menu yang kebanyakan dalam bahasa Belanda dengan terjemahan bahasa Indonesia. Namun juga terdapat banyak makanan lainnya seperti Chinese Food dan Indonesian tentunya. Yang terkenal dari Toko Oen tentu adalah ice cream dan hidangan bistik-nya, antara lain adalah bistik lidah sapi. Apabila mencoba ice cream dari Toko Oen, maka anda akan merasakan rasa yang khas karena memang berbeda dengan yang pernah anda rasakan di tempat lain, campuran rasanya benar-benar terasa murni dan harum. Selain itu dalam restoran ini juga terdapat bakery yang menyediakan kue-kue dan roti-roti yang beraneka ragam.
Termasuk Toko yang ikut andil dalam sejarang berdirinya Kota Malang, Paling tua dan tetap eksis sampai sekrang.
Sumber : Kota Malang